
Selain
hal-hal menarik yang bisa didapat dari sebuah ponsel bersistem operasi
android, terkadang smartphone yang satu ini juga sering ‘menjengkelkan’.
Betapa tidak, terkadang kita harus mencharge 2 kali sehari, bahkan
lebih. Mengapa baterai ponsel Android cepat boros? Ada beberapa faktor
yang mempengaruhi cepatnya daya baterai Android berkurang, dapat
dikelompokkan dalam 4 hal:
1. Display dan Menu
Rata-rata
display ponsel Android berdimensi lebar untuk mengadopsi fungsi
touchscreen. Memang nyaman untuk digunakan, namun juga boros daya.
Apalagi bila kita sembarangan mensetting kecerahan display (brightness),
sering menggunakan fungsi-fungsi touchscreen, menggunakan live
wallpaper, widget yang banyak memenuhi homescreen.
2. Internet dan Updating Terus-Menerus
Bila
anda menggunakan koneksi internet unlimited dan mengaktifkan facebook
dan twitter, rajin membuka browser, atau memutar video youtube, maka
daya baterai ponsel Android anda bakalan cepat habis.
3. Jeroan Ponsel
Ponsel
Android dengan prosesor yang lebih ramah daya, display yang efisien,
konektivitas yang tidak makan banyak energi tentu akan bisa digunakan
lebih lama dibanding dengan android jadul dengan prosesor boros baterai
berlayar resistive kuno.
4. Kebiasaan Pengguna
Jangan
terlalu menyalahkan si Android. Kebiasaan Anda pun dapat menyebabkan
baterai cepat habis. Seperti menonton film (HD lagi!), mencharge terlalu
lama, memutar musik keras-keras, main game berlebihan. Semua akan
membuat energi si Android cepat terkuras.
Lalu
bagaimana cara agar baterai Android tak cepat habis?
Berikut beberapa
tips yang siap untuk diujicobakan ke Android kesayangan Anda.
1.
Matikan animasi dan widget yang tidak perlu. Animasi memang menarik,
namun cukup menyita daya. Live wallpaper widget dengan ikon animatif,
widget penanda waktu (toh sudah ada jam kecil di bar bagian atas!, bila
tidak terlalu diperlukan lebih baik tak digunakan.
2.
Gelap itu membantu. Penggunaan wallpaper dengan warna yang lebih gelap,
pengaturan launcher dengan warna-warni sederhana ikut membantu anda
menghemat baterai Android.
3.
Atur durasi. Aturlah interval waktu akses bila anda memaksakan untuk
memasang widget yang terus-menerus mengakses internet seperti facebook,
twitter, atau prakiraan cuaca. Fitur autosync, dapat juga diatur
durasinya misalnya tiap 15 menit atau 1 jam. Bila tidak terlalu penting,
anda dapat mengupdatenya secara manual setiap saat anda
menginginkannya.
4. Gunakan mode 2G untuk daerah minim sinyal 3G.
5. Matikan koneksi, GPS, Bluetooth, Wifi memiliki sifat rakus daya. Matikan bila tak diperlukan melalui menu setting.
6.
Instal aplikasi penghemat baterai. Ada aplikasi yang secara langsung
bisa mengurangi konsumsi daya. Ada pula yang secara tak langsung,
misalnya dengan membantu mematikan koneksi internet bila tak diperlukan.
Kita sebut saja beberapa aplikasi yaitu APNDroid, Juice Defender (free
di market), dan Green Power Premium.
Dimohon tinggalkan komentar anda di bawah sini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar